MENGGALI SEJARAH DESA TUMPANGKRASAK MELALUI OBSERVASI TOKOH POLITIK LOKAL DESA
Kudus – Tumpangkrasak, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terintegrasi Kompetensi (KKN-IK) 2021 IAIN Kudus telah mengadakan kegiatan observasi guna menggali informasi mengenai sejarah Desa Tumpangkrasak melalui wawancara dengan juru kunci punden sesepuh Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, pada tanggal Rabu 8 September 2021.
Dalam kegiatan tersebut mahasiswa mendatangi beberapa punden yang terletak di wilayah desa Tumpangkrasak. Punden pertama yang di datangi adalah punden Mbah Djowiryo Mukso tepatnya terletak di dukuh Badongan desa Tumpangkrasak. Menurut cerita yang disampaikan oleh almarhum kakek Mbah Karmono kepada beliau pada zaman dahulu, Mbah Djowiryo Mukso adalah seorang santri sekaligus murid dari Mbah Sunan Kudus dimana Mbah Karmono sendiri belum tahu persis bagaimana asal dari Mbah Djowiryo Mukso. Dikarenakan beliau dapat dikatakan sebagai keturunan kelima yang dulu pernah diberitahu oleh kakeknya ketika beliau masih berusia 5 tahun. Mbah Karmono juga menjelaskan bahwa tempat tersebut bukan termasuk punden namun hanya sebuah petilasan yang dahulu kala pernah disinggahi oleh Mbah Djowiryo Mukso dan meninggalkan sebuah permainan kuno yang dulu sering disebut dengan nama “Gothekan”. Akan tetapi pada zaman sekarang permainan tersebut biasa dikenal dengan nama “Dakon”.
Kemudian mahasiswa KKN-IK 2021 IAIN Kudus mendatangi punden Mbah Surgipati yang terletak di dukuh Krasak desa Tumpangkrasak untuk berziarah serta dilanjutkan silaturahim ke kediaman bapak Arifin, dimana beliau ini merupakan juru kunci dari punden tersebut. Dari cerita yang disampaikan oleh Bapak Arifin, konon dahulu Mbah Surgipati tersebut adalah salah satu tokoh pendiri desa yang bermukim sebentar dan membuka lahan di wilayah Krasak ini. Bapak Arifin juga berpesan sekaligus mengajak kepada mahasiswa KKN-IK untuk selalu menjaga adab serta tata krama dan meyakini kesakralan seorang tokoh yang terdahulu.
Demikian hasil observasi Mahasiswa KKN-IK untuk menggali sejarah desa Tumpangkrasak melalui tokoh politik lokal desa, semoga kita sebagai generasi muda dapat melestarikan nilai-nilai yang terkandung dalam desa masing-masing. Termakasih. Semoga bermanfaat. (KKN-IK_IAIN Kudus_Tumpangkrasak Jati Kudus)